Talkshow dan Bedah Buku Robot

Talkshow 22 Januari 2016

di Radio Mom and Kids, 99.2 FM, Bandung dan streaming video.

016

Olimpiade Robotika SINDO 2015

Robot Perpustakaan Sabet Juara

Neneng Zubaidah

Minggu, 20 Desember 2015 ? 21:10 WIB

JAKARTA – Robot pembersih sampah sungai dan robot perpustakaan berhasil menjadi juara pertama pada Olimpiade Robotika Sindo (ORS) 2015. Kompetisi robot inipun diapresiasi karena bisa memicu generasi muda mencintai robotika.

Final ORS 2015 diselenggarakan di Anjungan Jawa Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu 20/12/2015. Juara dibagi per jenjang SD dan SMP. Di jenjang SMP juara pertama diraih tim SMP Mahanaim yang membuat robot Riverboat. Dengan total nilai 95,16 robot mereka berhasil menarik apresiasi juri karena dapat mendeteksi sampah-sampah disungai, mengambil, menampung dan kembali ke homebasenya lagi tanpa dikendalikan operator.

“Motivasi untuk membuat robot ini adalah semakin tercemarnya sungai di Jakarta karena sampah serta kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan sungai,” kata salah satu pembuat Gabriela seusai memaparkan robotnya didepan dewan juri.

Lalu juara kedua diraih tim SMP 43 Jakarta (88,86) yang membuat Stuff Carrier Robot. Robot ini bisa membantu para ibu yang suka belanja tanpa perlu membawa-bawa barang belanjaanya. Robot bisa membawa maksimal barang belanjaan sebarat 7 Kg.

Robot juga bisa mengeluarkan suara Tolong dan Help Me jika terlalu jauh dari penggunannya. Dan juara ketiga diraih tim SMP 3 Cibitung (86,04) yang membuat robot Pembersih Ranjau Paku. Dengan sensor yang ditanamkan di robot ini paku-paku yang bisa membahayakan pengendara motor dapat diambil dan ditampung di boks penampungan.

Di jenjang SD juara pertama diraih tim SD St Theresia (93,42) yang membuat robot Alib. Alib atau Auto Library Robot adalah robot pembantu yang bisa mencari dan menaruh buku yang akan dipinjam oleh anggota perpustakaan.

“Kami membuat robot seperti ini karena ingin menarik minat baca anak-anak indoensia. Kami perhatikan anak Indonesia lebih tertarik main gadget atau main di mall,” ujar siswa kelas 5 Jonathan Albertus Wijaya yang mewakili kedua temannya.

Sedangkan juara kedua diraih tim SD Mahanaim Bekasi (91,8) yang membuat Home Helper Robot. Eunike menjelaskan, robot ini bisa menyapu, mengepel dan bisa mengeluarkan suara kucing untuk menakut-nakuti tikus.

Eunike dan kedua rekannya membuat robot ini karena melihat orangtua mereka sulit sekali mencari pembantu rumah tangga. Sedangkan juara ketiga diraih SD Johar Baru 05 Pagi (90,24) yang membuat Superintendet of Education Robot.

Telah terpilih juga Juara favorit di jenjang SMP adalah SMP 66 Jakarta, SMP 57, SMPIT Ar Rahman Bekasi, SMPN 240 Jakarta, Sekolah Citra Kasih, SMP Islam Al Azhar 22, SMPN 25 Jakarta. Untuk jenjang SD yakni SD Johar Baru, SD Rawamangun 12 Pagi, SD Mahanaim, SD Cipedak 05, SDI Tugas Pulomas, SD Karang Asih 01 dan SD Embun Pagi.

Ketua Panitia Pelaksana ORS 2015 Hendry Adrian mengatakan, ORS dimulai sejak Agustus hingga Desember yang berhasil menjaring 800 tim hingga terpilihnya para juara. Dia mengungkapkan, ORS disambut antusias oleh masyarakat luas karena beda dengan kompetisi robot lain ORS ini memberi kesempatan kepada orang awam yang tidak pernah membuat robot untuk lebih mengenal teknologi robotika.

“Kami berpikir ORS akan diadakan setiap tahun agar semakin banyak pelajar yang mengenal robotika,” terangnya.

Hendry mengatakan, ORS adalah lomba robot dengan hadiah terbesar di Indonesia karena memperebutkan total hadiah hingga Rp 152.000.000. Bagi pemenang pertama akan meraih hadiah Rp20 juta, kedua Rp16 juta dan ketiga Rp12 juta dan juara favorit masing-masing menerima Rp4 juta.

Hendry menjelaskan, pihaknya berharap dengan kerjasama berbagai pihak robot-robot para pemenang ini bisa diproduksi massal sehingga berguna bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar juga menyambut baik olimpiade robot yang diadakan Koran Sindo dan Sindonews.com ini. Menurutnya, di era teknologi yang pesat seperti sekarang ini seluruh stakeholder harus memperkenalkan generasi muda ke dunia robotika. Terlebih di jenjang sekolah dasar, ujarnya, sekolah sudah harus memperkenalkan robotika ke siswanya sehingga Indonesia mempunyai para peneliti yang bergerak dibidang robotika.

“Secara genetika, kemampuan sains dan teknologi siswa Indonesia sudah cukup baik. Saya gembira sekali Koran Sindo bisa membuat kompetisi seperti ini agar siswa sejak usia pendidikan dasar bisa mencintai robotika,” terangnya.

Sedangkan salah satu anggota Dewan Juri ORS 2015 Christianto Tjahyadi menjelaskan, penyelenggaraan ORS cukup positif untuk memancing kreativitas siswa untuk membuat robot. Apalagi ORS memang ajang perkenalan masyarakat yang awam dengan dunia robot namun kreativitas yang disajikan peserta bisa menjadi dasar lahirnya produk-produk robot yang baik.

Managing Director Padepokan Robot Next System Bandung ini menuturkan, kompetisi sejenis di jenjang SD-SMP memang jarang terlihat. Kalaupun ada sangat terbatas karena langka sekali penyelenggaranya. Berbeda dengan kompetisi robot di tingkat pendidikan tinggi yang sudah didukung pemerintah khususnya Kemenristek Dikti.

“Padahal kompetisi di jenjang SD-SMA penting untuk mentrigger lahirnya kreativitas. Siswa yang kini tampil memang belum tentu menjadi ahli robot. Tapi paling tidak setelah kreativitas itu lahir dan mereka sukses menyelesaikan masalah bisa menjadi modal diapapun bidang yang mereka geluti dewasa nanti,” terangnya.

Sumber: http://autotekno.sindonews.com/read/1071028/123/robot-pembersih-sungai-dan-robot-perpustakaan-sabet-juara-1450620607

Raspberry Pi dan Pemrograman GUI, 09.12.2015 – 11.12.2015

Pada slot 9 – 11 Desember 2015, NEXT SYSTEM menyelenggarakan kelas instensif: Raspberry Pi, Mikrokontroler dan GUI Application Development. Dalam kelas ini peserta mempelajari bagaimana menggunakan fasilitas Input Output yang dimiliki Raspberry Pi, melakukan komunikasi data dengan mikrokontroler, dan mengembangkan aplikasi GUI di lingkungan Raspberry Pi.

Dokumentasi bersama peserta, engineer dari PT. LEN Industri (Persero): Galih Muharom W., Slamet Sriadi, Bani Ihsan.

Mikrokontroler AVR, 30.11.2015 – 03.12.2015

Slot 30/11/2015 – 03/12/2015, di Padepokan NEXT SYSTEM Bandung berlangsung kelas pelatihan intensif Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler AVR, dengan peserta dosen-dosen muda dari Politeknik ATMI Cikarang (dh.  Akademi Tehnik Mesin Industri, Cikarang). Pemrograman mikrokontroler menggunakan software AVR Studio, dan setiap harinya kelas berlangsung dari pk 09.30 – 16.30.

Dokumentasi bersama peserta dari Politeknik ATMI Cikarang: Dananto Setyawan, Joko Susanto dan Evan Aditya.

Jpeg

 

Mikrokontroler STM32 dan Real Time Operating System, 23.11.2015 – 27.11.2015

Kloter berikutnya untuk subyek Pemrograman Mikrokontroler ARM Cortex-M dan Aplikasi Real Time OS, berlangsung selama 5 hari, 23 – 27 November 2015. Kelas intensif ekslusif ini diikuti oleh peserta dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Universitas Sriwijaya Palembang.

Dokumentasi bersama Huda Ubaya, M.T., Ahmad Zarkasi, M.T., Akhmad Hendriawan, M.T. dan Ardik Wijayanto, M.T.

Mikrokontroler dan Aplikasi Robotik, 05.11.2015 – 10.11.2015

Dalam pertapaan di minggu pertama November 2015, padepokan kedatangan satu tamu istimewa dari Medan, yakni Dr.(cand) Mahrizal Masri, yang adalah Rektor Institut Teknologi Medan, sebagaimana pemberitaan sejumlah media massa di Sumatera Utara, diantaranya Sindonews. Walaupun usianya tidak muda lagi, namun semangat belajarnya bisa menjadi contoh bagi seluruh mahasiswa asuhannya.

Semoga, apa yang dipelajari selama “pertapaan”, dapat menjadi modal yang dahsyat untuk transformasi anak bangsa, khususnya mahasiswa/i di Institut Teknologi Medan.

Foto bersama usai pertapaan mikrokontroler dan robotik di Padepokan NEXT SYSTEM Bandung, 05/11/15 – 10/11/15.

Jpeg

Seminar Rancang Bangun Robot Cerdas, 09.10.2015

Satu slot di hari ke 4, tepatnya hari Jum’at, 09/10/2015, kami dedikasikan untuk memberkati mahasiswa dan dosen Politeknik Negeri Banyuwangi secara masif. Bertempat di aula utama Politeknik Negeri Banyuwangi, seminar yang mengangkat dua topik: Breakthrough Generation (Samuel Tjahyadi, S.Kom, MBA) dan Rancang Bangun Robot Cerdas (Ir. Christianto Tjahyadi) ini, berlangsung luar biasa.

Seminar yang dibuka oleh Ka Prodi Teknik Informatika, Bapak Muhammad Fuad Alharis, M.T., dihadiri lebih dari 500 peserta dari kalangan mahasiswa dan dosen.

Foto bersama usai acara, menyuntikkan semangat ekstra 🙂

Mikrokontroler dan Aplikasi Robotik, 29.09.2015 – 02.10.2015

Pelatihan intensif mikrokontroler dan robotik kali ini berlangsung secara inhouse di kampus Politeknik Negeri Samarinda, Kalimantan Timur, 29/09/2015 – 02/10/2015.

Peserta yang terdiri dari mahasiswa yang tergabung dalam tim robot Polnes, alumni dan dosen; mengikuti pelatihan marathon dengan antusias dan bersemangat, walaupun cuaca cukup panas.

Di hari terakhir, Jum’at, 2 Oktober 2015, pk 14.00 – 16.30 WITA kami dedikasikan untuk memberkati siswa dan mahasiswa lain, melalui seminar Breakthrough Generation dan Rancang Bangun Robot Cerdas.

 

 

Seminar Rancang Bangun Robot Cerdas, 02.10.2015

Di hari terakhir di kota Samarinda, Jum’at, 2 Oktober 2015, kami men-dedikasikan waktu untuk memberkati publik, melalui seminar yang difasilitasi oleh Lab Robotika Politeknik Negeri Samarinda. Seminar mengambil tempat di aula Gedung Rektorat, dibuka oleh Wakil Direktur Bidang Kerjasama, Bapak Alwathan, M.T.

Seminar yang berlangsung dari pk 14.00 – 16.30 WITA ini dihadiri sekira 80 peserta dari berbagai kalangan: siswa, mahasiswa, guru dan dosen. Jumlah peserta yang hadir cukup banyak, mengingat panitia baru menyiapkan dan menyebar undangan beberapa hari sebelumnya.

 

Seminar Internet of Things, 29.08.2015

Sertifikat sejumlah peserta seminar Internet of Things beberapa waktu lalu, di Universitas Kristen Maranatha Bandung. Seminar dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari sejumlah perguruan tinggi.

Jpeg