Silaturahmi Tim Robot Teksdung STMIK Bandung

Usai mengikuti perhelatan Kontes Robot Indonesia 2013 Regional Dua, 10-11 Mei 2013, di Politeknik Negeri Jakarta, tim robot Teksdung dari STMIK Bandung, melakukan kunjungan silaturahmi ke Padepokan Robot NEXT SYSTEM Bandung, Senin, 13 Mei 2013.

Tim dari kampus di kawasan Surapati Bandung ini membuat kejutan, karena sebagai tim debutan, yang baru dibentuk beberapa bulan lalu, mampu menempatkan diri di posisi dua, dari 26 tim robot yang berlaga pada kategori Robot Pemadam Api Beroda. Dengan demikian, tim robot Teksdung mendapat satu tempat di laga nasional, yang akan digelar di awal Juni 2013 di Semarang.

Terima kasih untuk kepercayaan yang diberikan kepada Padepokan Robot NEXT SYSTEM Bandung.

Duo Srikandi Robot di Tabloid Wanita Indonesia

Michelle Emmanuella Tjahyadi (16 tahun) dan Jocelyn Olivia Tjahyadi (14 tahun), dengan Robot Green Bird yang mereka kembangkan sejak tahun 2011 di Padepokan Robot NEXT SYSTEM Bandung. Walaupun baru pada tahapan prototype, namun pengembangan yang terus dilakukan, perlahan namun pasti, Green Bird semakin lengkap dan cerdas.

Tabloid Wanita Indonesia edisi Hari Kartini.

 

Seminar Hacking Arduino

Seminar Hacking Arduino yang diadakan Hima Sistem Komputer Universitas Kristen Maranatha Bandung, berlangsung pada hari Sabtu, 20 April 2013, pk 09.00 – 12.00, bertempat di Ruang Paulus, Gedung GAP Lantai IV.

Acara seminar yang dihadiri oleh lebih dari 120 peserta dari sejumlah perguruan tinggi di Bandung dan luar Bandung, berlangsung antusias.

 

Acara dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Jurusan Sistem Komputer dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Kristen Maranatha.

Dalam seminar yang berdurasi 2.5 jam ini pemateri memulainya dengan penjelasan mengenai apa itu Arduino dan arsitektur yang menjadi fondasinya, baik hardware maupun software. Dilanjutkan dengan penjelasan mengenai bagian-bagian dari sistem yang dapat di-hack untuk mendapatkan ukuran program yang lebih kecil serta kinerja yang lebih baik. Materi terakhir yang disampaikan pemateri adalah sejumlah tips & tricks, khususnya dalam ranah multitasking, untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki mikrokontroler, khususnya AVR.

Kiranya, materi yang disampaikan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru, bahwa ada cara-cara yang luar biasa yang bisa dilakukan, untuk mendapatkan hasil yang luar biasa. Bukan lagi sekedar pengguna Arduino biasa, namun mampu melakukan terobosan yang memberikan keunggulan.

Ketika demo, kami menggunakan platform NS.One, arduino cloning yang dikembangkan oleh tim riset Padepokan NEXT SYSTEM Bandung.

Mikrokontroler STM32 dan Aplikasi Robotik, 27.11.2012 – 30.11.2012

Selama 4 hari, dari 27 November 2012 hingga 30 November 2012, rekan-rekan dari Politeknik Kota Malang, mengikuti kelas intensif Pemrograman Mikrokontroler STM32 dan Aplikasi Robotik. Peserta sangat antusias mengikuti praktik demi praktik, mulai dari dasar-dasar mikrokontroler STM32 hingga mampu  mengembangkan aplikasi Robotik.

Tim NSOne Juara KROMA 2012

Di perhelatan Kontes Robot tingkat nasional yang digelar Universitas Kristen Maranatha, Bandung, tim robot NSOne dari Padepokan NEXT SYSTEM Bandung, menyabet peringkat pertama untuk kategori SMP. Tim meraih nilai sempurna, dengan catatan waktu terbaik dalam menyelesaikan masalah, di empat sesi lomba!

Jocelyn Olivia Tjahyadi, puteri penulis, dan rekannya, Christabel Dorothy, bersama sertifikat dan trophy juara, serta Robot NSOne yang digunakan saat lomba. Saat ini, keduanya duduk di kelas 9 SMPK 1 Penabur Bandung.

Sebuah pencapaian yang luar biasa, mengingat persiapan yang cukup terbatas, di tengah kesibukan kegiatan akademik di sekolah.

Bagi Jocelyn Olivia Tjahyadi, ini adalah prestasi kedua, setelah di tahun 2010, saat masih duduk di kelas 7 SMP, meraih peringkat pertama kategori SMP di lomba yang sama, Kontes Robot Maranatha 2010.

Selamat, yah!

Seminar Mikrokontroler dan Robotik Universitas Muhammadiyah Tangerang

Seminar mikrokontroler dan robotik yang digelar HME Universitas Muhammadiyah Tangerang, berlangsung pada hari Sabtu, 17 November 2012, di kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang. Seminar satu hari ini terdiri dari dua sesi: Dasar Mikrokontroler dan Aplikasi Mikrokontroler dalam Dunia Robotika. Saya diberi kepercayaan untuk mengisi sesi kedua, yang berlangsung dari pk 13.00 – 15.30 wib.

Seminar yang berlangsung di aula lantai IV tersebut dihadiri oleh ~ 100 peserta, sesuai dengan target dari panitia penyelenggara.

Robot cerdas menjadi isu yang menarik sekaligus menantang, karena seyogyanya teknologi robot dikembangkan ke arah tersebut, bukan sekedar adu cepat. Untuk itu pula, sejumlah robot cerdas, salah satunya Asimo, dikembangkan secara serius.

Di akhir seminar, ditampilkan sejumlah demonstrasi aplikasi robot cerdas sederhana. Dan mengingat keterbatasan waktu yang dialokasikan, panitia membatasi hanya tiga pertanyaan di sesi tanya jawab.

Terima kasih kepada Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Tangerang untuk kepercayaan dan kesempatan yang diberikan.

MKM Edisi Oktober 2012

Seminar Mikrokontroler di Politeknik Negeri Bandung

Sabtu, 6 Oktober 2012, diberi kesempatan oleh panitia penyelenggara seminar mikrokontroler di Politeknik Negeri Bandung, untuk menjadi salah satu pemateri. Acara seminar satu hari yang berlangsung di Pendopo Agung kampus Politeknik Negeri Bandung, dan mengusung tema “Make a Simple Life with Microcontroller”, dihadiri oleh 400+ peserta, mayoritas mahasiswa.

Saya diberi “mandat” untuk menyampaikan materi terkait dengan Teknik Komunikasi dan Antarmuka 🙂

Mengingat ada tantangan dalam diri untuk selalu menyampaikan materi dengan kualitas yang berbeda, maka dalam seminar kali ini, saya menyampaikan materi komunikasi data dan physical computing, dengan cukup dalam.
Mungkin, bagi peserta pemula, materinya cukup berat, mengingat berbicara soal register dan bagaimana men-setting setiap register yang terkait dengan komunikasi data. Pemrogramannya pun harus dilakukan di dua sisi, sisi mikrokontroler – menggunakan kolaborasi AVRStudio + WinAVR dan sisi komputer – menggunakan software open source Processing.

Kiranya, apa yang disampaikan, baik materi maupun demo aplikasi, bisa memberikan manfaat kepada seluruh peserta yang hadir, menantang sekaligus meng-inspirasi.

HU Pikiran Rakyat: Robot Itu Soal Pengalaman

Harian Umum Pikiran Rakyat – 5 Agustus 2012

Ceramah Pendidikan Karakter di SMAK 3 Penabur Bandung

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Menjadi orang tua dari anak remaja saat ini, tidaklah mudah. Di satu sisi, orang tua ingin anaknya menjadi yang terbaik di masa depannya, namun di sisi lain, tidak mudah untuk mewujudkannya. Sungguh dilematis.

Dalam acara Parent’s Gathering SMAK 3 Penabur Bandung, 28 Juli 2012, saya diundang untuk memberikan satu ceramah yang intinya adalah, memberikan inspirasi kepada orang tua siswa SMAK 3 Penabur, sekaligus berbagi pengalaman seputar mendidik dan mengarahkan anak remaja – anak usia SMP hingga mahasiswa.

Adapun topik yang saya angkat adalah “Be the Best of Whatever You are!”

Memang tidaklah mudah memberikan pengertian kepada anak remaja, mengingat emosi mereka tengah meledak-ledak. Namun demikian, dengan tarik ulur, mengajak cara berpikir mereka untuk masuk pada rel pengertian yang masuk akal – menurut versi mereka; pencerahan demi pencerahan, bisa dimasukkan.

Sesi ceramah yang berdurasi hampir 2 jam, dan dihadiri oleh hampir 250 orang tua siswa, berlangsung satu arah, karena panitia memang tidak menyediakan slot untuk tanya jawab.

Sebagai orang tua dari anak-anak yang juga tengah pada usia remaja, tentunya kegalauan dari kebanyakan orang tua, juga menjadi kegalauan saya. Namun, setelah sekian lama memotret sebab akibat dari persoalan yang muncul di dunia pendidikan, khususnya di kalangan anak sekolah tingkat SMP / SMA, tentunya bisa ditarik sebuah benang merah. Intinya adalah, mereka adalah individu yang ingin dihargai, karena mereka memiliki potensi / talenta yang dititipkan oleh Tuhan. Untuk itu, perlu dicermati cara yang cocok untuk menggali potensi tersebut sekaligus menariknya keluar, sehingga proses dihargai itu dapat dicapai melalui raihan sejumlah prestasi dalam hidupnya.

Kiranya apa yang disampaikan dapat menjadi berkat bagi rekan-rekan orang tua yang hadir.