Seminar Mikrokontroler dan Robotik Universitas Muhammadiyah Tangerang

Seminar mikrokontroler dan robotik yang digelar HME Universitas Muhammadiyah Tangerang, berlangsung pada hari Sabtu, 17 November 2012, di kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang. Seminar satu hari ini terdiri dari dua sesi: Dasar Mikrokontroler dan Aplikasi Mikrokontroler dalam Dunia Robotika. Saya diberi kepercayaan untuk mengisi sesi kedua, yang berlangsung dari pk 13.00 – 15.30 wib.

Seminar yang berlangsung di aula lantai IV tersebut dihadiri oleh ~ 100 peserta, sesuai dengan target dari panitia penyelenggara.

Robot cerdas menjadi isu yang menarik sekaligus menantang, karena seyogyanya teknologi robot dikembangkan ke arah tersebut, bukan sekedar adu cepat. Untuk itu pula, sejumlah robot cerdas, salah satunya Asimo, dikembangkan secara serius.

Di akhir seminar, ditampilkan sejumlah demonstrasi aplikasi robot cerdas sederhana. Dan mengingat keterbatasan waktu yang dialokasikan, panitia membatasi hanya tiga pertanyaan di sesi tanya jawab.

Terima kasih kepada Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Tangerang untuk kepercayaan dan kesempatan yang diberikan.

MKM Edisi Oktober 2012

Seminar Mikrokontroler di Politeknik Negeri Bandung

Sabtu, 6 Oktober 2012, diberi kesempatan oleh panitia penyelenggara seminar mikrokontroler di Politeknik Negeri Bandung, untuk menjadi salah satu pemateri. Acara seminar satu hari yang berlangsung di Pendopo Agung kampus Politeknik Negeri Bandung, dan mengusung tema “Make a Simple Life with Microcontroller”, dihadiri oleh 400+ peserta, mayoritas mahasiswa.

Saya diberi “mandat” untuk menyampaikan materi terkait dengan Teknik Komunikasi dan Antarmuka πŸ™‚

Mengingat ada tantangan dalam diri untuk selalu menyampaikan materi dengan kualitas yang berbeda, maka dalam seminar kali ini, saya menyampaikan materi komunikasi data dan physical computing, dengan cukup dalam.
Mungkin, bagi peserta pemula, materinya cukup berat, mengingat berbicara soal register dan bagaimana men-setting setiap register yang terkait dengan komunikasi data. Pemrogramannya pun harus dilakukan di dua sisi, sisi mikrokontroler – menggunakan kolaborasi AVRStudio + WinAVR dan sisi komputer – menggunakan software open source Processing.

Kiranya, apa yang disampaikan, baik materi maupun demo aplikasi, bisa memberikan manfaat kepada seluruh peserta yang hadir, menantang sekaligus meng-inspirasi.

HU Pikiran Rakyat: Robot Itu Soal Pengalaman

Harian Umum Pikiran Rakyat – 5 Agustus 2012

Ceramah Pendidikan Karakter di SMAK 3 Penabur Bandung

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Menjadi orang tua dari anak remaja saat ini, tidaklah mudah. Di satu sisi, orang tua ingin anaknya menjadi yang terbaik di masa depannya, namun di sisi lain, tidak mudah untuk mewujudkannya. Sungguh dilematis.

Dalam acara Parent’s Gathering SMAK 3 Penabur Bandung, 28 Juli 2012, saya diundang untuk memberikan satu ceramah yang intinya adalah, memberikan inspirasi kepada orang tua siswa SMAK 3 Penabur, sekaligus berbagi pengalaman seputar mendidik dan mengarahkan anak remaja – anak usia SMP hingga mahasiswa.

Adapun topik yang saya angkat adalah “Be the Best of Whatever You are!”

Memang tidaklah mudah memberikan pengertian kepada anak remaja, mengingat emosi mereka tengah meledak-ledak. Namun demikian, dengan tarik ulur, mengajak cara berpikir mereka untuk masuk pada rel pengertian yang masuk akal – menurut versi mereka; pencerahan demi pencerahan, bisa dimasukkan.

Sesi ceramah yang berdurasi hampir 2 jam, dan dihadiri oleh hampir 250 orang tua siswa, berlangsung satu arah, karena panitia memang tidak menyediakan slot untuk tanya jawab.

Sebagai orang tua dari anak-anak yang juga tengah pada usia remaja, tentunya kegalauan dari kebanyakan orang tua, juga menjadi kegalauan saya. Namun, setelah sekian lama memotret sebab akibat dari persoalan yang muncul di dunia pendidikan, khususnya di kalangan anak sekolah tingkat SMP / SMA, tentunya bisa ditarik sebuah benang merah. Intinya adalah, mereka adalah individu yang ingin dihargai, karena mereka memiliki potensi / talenta yang dititipkan oleh Tuhan. Untuk itu, perlu dicermati cara yang cocok untuk menggali potensi tersebut sekaligus menariknya keluar, sehingga proses dihargai itu dapat dicapai melalui raihan sejumlah prestasi dalam hidupnya.

Kiranya apa yang disampaikan dapat menjadi berkat bagi rekan-rekan orang tua yang hadir.

Seminar I.T. Camp Bina Sarana Informatika #2

IT Camp term kedua, yang merupakan agenda tahunan dari kampus Bina Sarana Informatika Jakarta, digelar 8 Juli 2012, dengan mengambil tempat di Wisma YPB Cipanas Puncak.

Sesi robotika, yang diisi dengan seminar robotika yang mengusung tema – Rancang Kendali Robot Cerdas, berlangsung dari pk 09.00 – 11.30 WIB, dan dihadiri oleh sekira 200 mahasiswa semester IV dan sejumlah dosen.

Seminar I.T. Camp Bina Sarana Informatika

IT Camp adalah kegiatan tahunan yang diadakan oleh Bina Sarana Informatika, untuk membekali mahasiswa semester IV, dengan hal-hal yang bersifat praktis dan inspiratif. Tahun ini diadakan di lokasi yang sama di Cipanas, 22 Mei 2012.

Materi yang dibawakan dalam kesempatan kali inipun, secara umum, tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, karena target dari panitia pun tidak berubah. Namun demikian, komitmen adalah komitmen. Komitmen diri adalah, selalu menambahkan hal-hal baru dalam setiap seminar.

Di awal sesi, ditunjukkan demo robot maze solver, yang mampu membuat peta dan memilih rute terpendek. Ini merupakan ice breaker untuk melihat kecerdasan sebuah robot.

Animo mahasiswa dalam sesi kali ini cukup meningkat. Acara yang dihadiri sekitar 300 mahasiswa + dosen ini berlangsung selama 120 menit.

Seminar Esensi Robotika Universitas Budi Luhur

Selasa, 15 Mei 2012, diundang oleh panitia Budi Luhur ICT Festival untuk mengisi sesi seminar robotika yang mengusung topik – Esensi Robotika : Rancang Bangun dan Implementasinya. Slot waktu yang diberikan cukup menantang, yakni pk 13.00 – 16.00 wib. Perlu energi ekstra untuk membawakan materi teknis di waktu istirahat “tidur siang”.

Acara seminar dihadiri sekitar 300 peserta, terdiri dari dosen, mahasiswa dan pelajar. Yang membuat surprise adalah kehadiran Dekan Fakultas Teknologi Informasi beserta seluruh Ka Prodi, dan mengikuti acara seminar dari awal hingga akhir. Terima kasih untuk atensi yang diberikan, Pak πŸ™‚

Seminar diakhiri dengan demonstrasi robot maze solving, yang mampu mengingat peta yang telah dibuatnya. Demonstrasi ini mengundang pertanyaan dari peserta seminar, “Koq, bisa seperti itu?” πŸ™‚

Terima kasih untuk Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur yang telah memberikan kepercayaan, dan kiranya, seluruh materi yang dibagikan, bisa memberkati, memberikan pengetahuan dan pengalaman serta meng-inspirasi setiap mereka yang hadir.

Seminar Pembentukan Mental Kerja Melalui Daya Nalar Robotika

Kamis, 5 April 2012, Politeknik LP3I Bandung, mengundang saya untuk menjadi nara sumber dalam seminar wajib untuk mahasiswa program studi manajemen informatika. Mengambil tempat di aula Hotel Augusta, Jl. Surapati, Bandung, acara yang berlangsung pk 08.00 – 12.00 wib tersebut dihadiri sekitar 300 mahasiswa.

Acara dibuka oleh Direktur Politeknik LP3I Bandung, Bapak Ir. Adriza, M.Si.

Waktu 120 menit yang dialokasikan panitia hampir bablas bila tidak diingatkan oleh moderator. Dengan keterbatasan waktu, dengan berat hati, jumlah pertanyaan pun terpaksa dibatasi.

Di akhir acara, Ka Prodi MI – Bpk. Drs. Arief Muljadi, M.Sc. menyerahkan kenang-kenangan πŸ™‚

Terima kasih kepada Prodi Manajemen Informatika Politeknik LP3I Bandung untuk kepercayaan yang diberikan.

Seminar Mikrokontroler AVR World Robotic Explorer

Seminar “Mikrokontroler AVR : Pemrograman dan Aplikasinya” yang diadakan di WRE, Thamrin City Lt.2 Jakarta, Sabtu, 17 Maret 2012, berlangsung dengan baik dan lancar. Peserta, yang mayoritas dari kalangan mahasiswa dan guru, mengikuti sesi demi sesi dengan antusias.

Seminar yang berlangsung dari pk 09.30 – 15.30 wib, masih menyisakan sejumlah materi, yang terpaksa “dipotong” karena waktu yang dialokasikan tidak cukup. Saya, sebagai pembicara tunggal, pun harus bergegas ke stasiun Gambir, karena sudah ditunggu kereta pk 15.50 wib.

Seminar dimulai dengan sebuah tayangan ice breaker, untuk mengajak peserta melakukan refleksi, betapa perubahan demikian cepat, dan setiap kita harus meng-antisipasi dan menyiapkan diri sebaik mungkin. Dilanjutkan dengan penyampaian sejumlah materi teknis, demonstrasi dan tanya jawab, yang dibagi dalam tiga sesi – total 4 jam.

Sebuah seminar yang cukup panjang, dan memerlukan stamina yang prima untuk bisa berkonsentrasi dari awal hingga akhir πŸ™‚

Saya berharap dan berdoa, agar materi dan sejumlah demonstrasi yang disampaikan, bisa memberikan positive influence, meng-inspirasi serta mampu mengubah cara pandang dan cara berpikir.